Tampilkan postingan dengan label selalu muda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selalu muda. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Maret 2013

Ingin Ereksi Tahan Lama.? Makanlah Bahan Makanan Ini.!

Masalah ereksi dialami sebagain besar pria muda yang tinggal di perkotaan. Selain faktor fisik, asupan nutrisi juga berperan penting dalam pencapaian ereksi. Rutin mengomsumsi cabai, alpukat dan bawang putih menjadi salah satu solusinya.

Asupan nutrisi dierlukan untuk produksi hormon seksual dan fungsi organ seks. Selain brokoli dan alpukat, beragam bahan makanan ini juga bisa menunjang tercapainya ereksi yang tahan lama.


1. Cabai
Sensasi panas yang dihasilkan cabai tidak hanya untuk menambah selera makan, tetapi juga untuk meningkatkan sirkulasi darah. Senyawa capsaicin pada cabai yang menciptakan rasa panas dan meningkatkan libido. Selian itu senyawa ini juga dapat melepas endofrin yang secara langsung mempengaruhi stamina seksual Anda.


2. Bawang putih
Selain bersifat sebagai antibakteri, secara alami bawang putih dapat meningkatkan sirkulasi darah ermasuk organ seksl untuk mencapai ereksi yang lebih kuat. Kehadiran allicin dalam bawang putih memberikan dorongan rasa panas untuk meningkatkan gairah seksual.


3. Tiram
Hidangan laut yang satu ini selalu dikaitkan sebagai makanan peningkat libido pria. Tiram yang banyak mengandung zinc merupakan mineral penting untuk produksi sperma dan meningkatkan kadar testosteron pria. Selain itu, juga dikenal untuk meningkatkan kadar dopamin dalam tubuh untuk menggugah gairah seksual.


4. Polong-polongan
Polong-polongan dikenal kaya nutrisi seperti zinc, untuk meningkatkan stamina seksual. Seratnya yang tinggi baik untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh. Polong-polongan juga mengandung protein dan serat untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Minggu, 24 Maret 2013

DIBANDING PRIA, WANITA LEBIH TERTEKAN BILA BERBICARA USIA


Siapa orangnya yang ingin cepat tua dan sakit-sakitan,betul kan? Tentu tak ada yang mau. Sama halnya dengan hasil sebuah survei baru yang mengungkap bahwa orang-orang Amerika begitu khawatir terhadap proses penuaan, terutama dengan dampaknya terhadap kesehatan. Namun dari survei yang sama juga diketahui pria tampaknya lebih mudah menghadapi proses ini ketimbang wanita.

Dari sebuah polling nasional terhadap lebih dari 2.000 orang dewasa di AS diketahui bahwa 90 persen responden percaya jika wanita jauh lebih tertekan untuk tampil lebih muda daripada pria. Pria sendiri baru dianggap tua jika usianya lima tahun lebih tua dari wanita, termasuk lebih seksi di usia yang lebih tua.

Begitu juga dengan uban atau rambut putih yang kerapkali dijadikan indikator tua tidaknya usia seseorang. Uban pada pria membuatnya keren tapi jika wanita yang ubanan, kondisi itu langsung diasosiasikan dengan usia tua. Bahkan untuk urusan usia, ketika wanita dianggap paling atraktif pada usia 30 tahun, pria dianggap paling atraktif ketika menginjak usia 34 tahun.

"Survei ini jelas-jelas menunjukkan bahwa penuaan, terutama jika kita berbicara soal penampilan, merupakan titik emosional yang nyata baik bagi pria maupun wanita, tak peduli apakah usia mereka 20, 40 atau 60 tahun," tandas Kristin Perrotta, eksekutif direktur majalah Allure, yang menggelar survei ini.

"Orang-orang pun mengaku mengkhawatirkan efek penuaan secara berlebihan. Mereka takut hal itu dapat mempengaruhi atraktivitas mereka di hadapan lawan jenis, terutama pada wanita. Bagi wanita, penuaan juga dapat mempengaruhi karir mereka," lanjutnya.

Hal ini terlihat dari jawaban 42 persen responden wanita berusia 50-59 tahun yang mengaku merasa perlu terlihat muda agar bisa sukses dalam pekerjaan, meski sebenarnya baik responden pria maupun wanita sepakat jika gender lebih banyak dijadikan bahan diskriminasi di tempat kerja daripada usia.

Selain itu, kendati sama-sama takut tua, 60 persen responden mengira diri mereka terlihat lebih muda daripada orang lain yang seumuran. Bahkan responden pria dan wanita pun berpendapat bahwa hubungan seksual mereka membaik seiring dengan pertambahan usia.

"Uniknya orang-orang akan memiliki lebih banyak pandangan positif terhadap penuaan, termasuk pada diri sendiri dan penampilan mereka ketika usianya beranjak makin dewasa," terang Perrotta seperti dilansir dari huffingtonpost, Minggu (24/3/2013).

Yang cukup mengejutkan, lima persen responden mengaku menjalani operasi plastik atau suntik Botox untuk melawan tanda-tanda penuaan. Begitu juga dengan 42 persen responden wanita dan 18 persen pria lain yang mengaku akan mempertimbangkan untuk menggunakan metode itu di masa depan.

Tapi satu dari tiga responden yang menjalani suntik Botox atau operasi plastik mengaku masih merahasiakannya.

"Di Barat operasi plastik memang telah menjadi bagian dari kultur, tapi pada level perorangan, metode ini masih terbilang sangat pribadi. Bahkan sebagian besar orang yang pernah disuntik Botox atau menjalani operasi plastik mengaku jarang mengungkapkannya pada saudara, pacar, ataupun sahabatnya," tutup Perrotta.

sumber: http://health.detik[dot]com