Tampilkan postingan dengan label Orgasme Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Orgasme Wanita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Mei 2013

Apa Sebab Wanita Susah Orgasme ?


Ada banyak hal yang membuat wanita susah mencapai orgasme Sebagian besar penyebabnya adalah masalah psikis. Maka dengan mengatasi masalah yang mendasari, setidaknya akan membantu wanita lebih mudah mencapai orgasme.


Diperkirakan ada 10 – 15 persen wanita tidak bisa mengalami orgasme atau disebut dengan anorgasmic. Penyebabnya bisa beraneka macam. bahkan hal-hal yang sepele seperti kurang percaya diri saja dapat mengganggu orgasme wanita.

Seperti dikutip dari Woman’s Health berikut adalah beberapa hal yang bisa mengganggu kemampuan wanita untuk mencapai orgasme.

1. Kurang percaya diri dengan penampilan
Ketika akan bercinta, banyak wanita malah dipusingkan dengan pemikiran apakah dirinya sudah merasa seksi? Pikiran-pikiran buruk ini dapat memupus kemampuan tubuh untuk mencapai orgasme seketika.

Untuk mengatasinya, jangan terlalu memusingkan hal-hal yang remeh atau kecil. Lakukan seks yang spontan agar pikiran-pikiran buruk tak sempat berkelibat.

2. Punya rasa bersalah
Perkara seks dan hal-hal seputar kelamin memang kebanyakan adalah urusan pria. Banyak wanita menganggap seks adalah hal yang seronok dan merasa risih. Akibatnya, muncul rasa bersalah (guilty feeling) ketika mencoba menikmati seks.

Bisa juga karena trauma masa lalu atau pernah mengalami pelecehan seks, akhirnya muncul rasa bersalah setiap mau bercinta. Apabila mengalami hal ini, sebaiknya menemui ahli untuk menjalani psikoterapi.

3. Tidak memahami diri sendiri
Susah orgasme juga bisa disebabkan karena wanita tidak memahami peta erotis tubuhnya sendiri. Padahal aspek yang paling penting bagi wanita yang ingin mecapai orgasme adalah mengeksplorasi tubuhnya sendiri dan menemukan apa yang disukai dan bagaimana mencapai orgasme sendirian sebelum siap melakukan hubungan seks dengan pasangan. Jika masih bingung, mintalah pasangan untuk saling mengekplorasi zona erotis masing-masing

4. Memiliki gangguan kesehatan
Beberapa penyakit seperti diabetes dan multiple sclerosis dapat mempengaruhi saraf dan mengganggu kemampuan wanita untuk mencapai orgasme. Obat-obatan tertentu juga dapat mengganggu kemampuan wanita untuk klimaks.

Bicarakan dengan dokter mengenai pilihan pengobatan. Bisa juga mencoba terapi tanpa obat jika khawatir efek sampingnya bisa mengganggu kepuasan seksual.

sumber: tipseks

4 Posisi Seks Tepat dan Mudah Untuk Mendapatkan Orgasme

Anda belum pernah mendapatkan orgasme selama bercinta dengan suami? Berikut ini empat posisi seks yang bisa dicoba agar orgasme itu bisa terjadi. Orgasme memang hal yang tidak mudah untuk wanita. Ada banyak faktor menentukan apakah seorang wanita bisa mencapai orgasmenya saat bercinta atau tidak. Sedikit saja kesalahan, keinginan untuk mencapai klimaks itu bisa hilang seketika.

Pastinya sebelum mencoba empat posisi bercinta berikut ini, Anda harus membangun mood agar bisa menikmati hubungan intim dengan pasangan. Minta si dia melakukan foreplay yang memang Anda sukai. Berfantasi juga boleh saja dilakukan, jika memang Anda mau.

Setelah Anda merasa sudah cukup memiliki cairan lubrikasi, barulah arahkan pasangan untuk melakukan penetrasi. Berikut empat posisi bercinta yang bisa Anda coba untuk meraih orgasme, seperti dikutip dari Net Doctor:



1. C.A.T.
C.A.T. merupakan kepanjangan dari Coital Alignment Technique. Minta pasangan mengangkat tubuhnya sedikit lebih ke atas sehingga tulang pubisnya menyentuh area klitoris Anda. Secara ilmiah hal ini terbukti meningkatkan kenikmatan. Dalam Journal of Sex and Marital Therapy dikatakan, dengan posisi CAT, kemungkinan anda meraih orgasme meningkat 50%.

“Saat melakukan teknik ini, pasangan tidak menekan Anda terlalu dalam, sehingga anda bisa lebih bergerak berirama. Dengan cara ini klitoris anda lebih terstimulasi secara konsisten,” ujar Sex Therapist Dr. Joy Davidson.


2. Free As Air
Saat melakukan posisi ini, pasangan berbaring, sedangkan Anda setengah jongkok di atas Mr Happy pasangan, namun dalam posisi membelakanginya. Saat pasangan sudah melakukan penetrasi, Anda bisa setengah berbaring di bagian tubuh atas pasangan.

Posisi tersebut bisa membuat wanita lebih ringan dan bebas. Bonus lainnya, pasangan bisa lebih bebas dan mudah menstimulasi klitoris Anda.


3. Spooning
Saat berhubungan seks dengan posisi ini, Anda berbaring membelakangi pasangan dan si dia memeluk Anda dari belakang. Posisi ini cukup menyenangkan dilakukan karena bukan hanya membuat si dia tidak melihat perut, tapi juga bisa membuat pasangan mudah menstimulasi klitoris Anda. Menurut penelitian, 95% wanita yang mendapat stimulasi klitoris bisa mendapatkan orgasmenya.


4. Doggy Style
Posisi bercinta ini sebenarnya favorit pria. Tapi wanita juga menyukainya karena dengan posisi tersebut pasangan bisa dengan mudah menstimulasi G-spot Anda. Tangan si dia bisa bebas menstimulasi klitoris. Pasangan juga bisa melakukan penetrasi lebih dalam dengan kecepatan yang dapat disesuaikan.

sumber: tabloidwanita

Selasa, 21 Mei 2013

Kenalkan Caranya Oral Seks Pada Pasangan Anda

Utamanya bagi wanita, oral seks merupakan sesuatu yang sangat menarik, nikmat, menyenangkan dan diidamkan kebanyakan wanita. Hal ini juga merupakan salah satu cara untuk meraih orgasme tanpa harus intercourse.


Namun demikian untuk bisa mencapai dan bermain sampai dengan area g-spot tidaklah begitu mudah bagi pria, hanya beberapa pria yang tahu dengan baik tentang hot spot dari bagian tubuh wanita.

Dengan demikian, kalian harus membuat pasangan kalin mengetahui hot spot sensual dan membantu kalian menikmati orgasme secara maksimal.

Jadi, jika Anda suka menerima oral seks dari dia, berikut beberapa cara untuk mengubahnya menjadi master dalam seni ini, seperti yang dilansir dari indiansutras.com.

Cara untuk membantunya meningkatkan keahlian oral seks:



1. Katakan keinginan Anda


Ini adalah satu-satunya cara terbaik untuk membantu meningkatkan keahliannya dalam oral seks. Seorang pria pasti tidak tahu bagian tubuh Anda yang yang terlalu sensitif. Kalian hanya perlu mengajarinya dengan cara atau kata – kata sederhana. Seperti, ketika ia mencoba untuk memberi Anda kenikmatan oral seks, Anda dapat mengatakan dengan sopan, “Sayang, itu akan lebih baik jika Anda bisa menjilat sedikit lebih keras!” Hal ini tidak akan menyakiti egonya, tapi pasti akan membuat dia mencoba lebih baik untuk membantu Anda mencapai orgasme.

2. Jangan menyakiti egonya 

Sementara mengajarinya tentang oral seks dan membantu Anda mencapai orgasme, jangan lakukan hal kasar atau terlalu berlebihan. Sebuah kesalahan kecil bisa melukai egonya dan merusak suasana hati.

3. Memberi contoh 

Kalian bisa memberinya beberapa contoh untuk semakin membuatnya lebih mengerti. Kalian bisa melakukan masturbasi dengan menunjukkan daerah sensitif kalian kepadanya. Cara lain kalian bisa memberi pelajaran oral seks, dengan membuat tubuhnya sebagai bahan percobaan, melakukan beberapa trik memutar lidah pada zona sensual untuk merangsang dirinya. Ini akan membuat dia melakukan trik yang sama dengan tubuh Anda ketika dia di atas hot spot Anda.

4. Menonton seks edukasi / film porno

bersama Jika Anda malu untuk masturbasi di depannya, Anda bisa mencoba bantuan dengan beberapa video masturbasi atau oral seks. Ajarkan saat dia sedang sibuk menonton. Kalian berdua juga dapat menonton dan mencoba pada waktu yang sama. Hal ini menyenangkan dan menarik juga. Selain itu, klip video profesional juga dapat memberikan beberapa tips tambahan yang Anda sendiri tidak tahu!

Ini adalah beberapa cara untuk membantu kekasih Anda bisa meningkatkan keterampilan oral seks.
Berani mencoba ?

souce: tabloidwanita

Jumat, 19 April 2013

Kenali 4 Fase Yang Terjadi Pada Tubuh Pria dan Wanita Selama Berhubungan Seks


Saat melakukan hubungan seksual, banyak perubahan yang terjadi di dalam tubuh, mulai dari tekanan darah hingga hormon. Terapis seks menyebutnya dengan siklus respons-seksual, yang menjelaskan tentang apa yang terjadi di dalam tubuh selama berhubungan seks.

Siklus respons-seksual dibagi menjadi 4 tahap, yakni gairah, plateau, orgasme dan resolusi. Baik pria maupun wanita harus melalui keempat fase, namun dalam waktu yang sedikit berbeda. Pria biasanya mencapai orgasme lebih dulu selama hubungan seksual, sementara wanita bisa memakan waktu hingga 15 menit untuk sampai ke tempat yang sama.

Berikut 4 fase yang terjadi pada tubuh pria dan wanita selama berhubungan seks:

1. Fase 1: Excitement (gairah)

Fase ini biasanya dimulai dalam waktu 10 hingga 30 detik setelah stimulasi erotis, dan dapat berlangsung beberapa menit hingga berjam-jam.

Pria: Penis menjadi sedikit tegak. Puting pria juga bisa menegang.

Wanita: Pelumasan vagina dimulai. Vagina mulai merekah dan memanjang. Bibir vagina bagian luar, bibir bagian dalam, klitoris dan kadang-kadang payudara mulai membengkak.

Keduanya: Denyut jantung, tekanan darah, dan pernapasan semakin cepat.

2. Fase 2: Plateau

Merupakan perubahan yang dimulai pada fase excitement dan terus meningkat.

Pria: Testis tertarik ke dalam skrotum. Penis menjadi ereksi penuh.

Wanita: Bibir vagina menjadi lebih besar. Jaringan dari sepertiga dinding bagian luar vagina membesar karena dialiri darah, dan pembukaan ke vagina menyempit. Klitoris menghilang ke sungkup tersebut. Labia bagian dalam (bibir) berubah warna. Bagi wanita yang belum pernah punya anak, bibir berubah dari merah cerah ke pink. Pada wanita yang pernah memiliki anak, warna berubah dari merah cerah ke ungu.

Keduanya: Pernapasan dan denyut nadi makin cepat. 'Gejolak seks' mungkin muncul di perut, dada, bahu, leher atau wajah. Otot mulai tegang dan kejang di bagian di paha, pinggul, tangan dan pantat.

3. Fase 3: Orgasme

Ini adalah klimaks dari siklus. Hal ini juga yang terpendek dari empat fase, biasanya hanya berlangsung beberapa detik.

Pria: Pertama, cairan mani terkumpul dalam bola uretra. Ini terjadi ketika seorang pria merasakan sensasi orgasme atau 'keniscayaan ejakulasi'. Selanjutnya, mani ejakulasi (keluar) dari penis. Kontraksi terjadi pada penis selama fase orgasmik.

Wanita: Sepertiga dari dinding vagina kontraksi berirama setiap delapan persepuluh detik. Jumlah dan intensitas kontraksi bervariasi tergantung pada orgasme individu. Inilah yang disebut vagina spasm, di mana penis akan merasakan tekanan dengan ritmik seperti diremas dan dilepaskan beberapa kali. Otot-otot rahim juga kontraksi tapi ampir tidak terasa. 

Keduanya: Napas, denyut nadi dan tekanan darah terus meningkat. Ketegangan otot dan pembesaran pembuluh darah mencapai puncaknya.

4. Fase 4: Resolusi

Fase ini kembali ke keadaan istirahat normal. Hal ini dapat berlangsung beberapa menit sampai setengah jam atau lebih. Tahap ini umumnya lebih panjang bagi wanita.

Pria: Penis kembali ke keadaan normal (lembek). Biasanya ada periode refrakter, di mana tidak mungkin untuk orgasme lagi sampai waktu tertentu. Lamanya waktu bervariasi tergantung dengan usia, kebugaran fisik dan faktor lainnya.

Wanita: Uterus dan klitoris kembali ke posisi normal. Beberapa wanita mungkin dapat menanggapi rangsangan orgasme tambahan.

Keduanya: Organ yang membesar mulai mengecil, 'gejolak seks' menghilang dan ada relaksasi dari ketegangan otot.

Kenali, 10 Zona Erotis Wanita yang Perlu Disentuh Saat Foreplay

Foreplay sebelum aktivitas inti bercinta dilakukan, sangat penting untuk wanita. Foreplay bisa membuat wanita tidak merasa sakit hingga lebih mudah mendapatkan orgasmenya. Agar foreplay maksimal, dokter seksologi, dr. Andri Wanananda MS menyarankan lakukan rangsangan yang tepat di zona erotis. Untuk wanita, berikut ini beberapa zona erotis yang bisa membuat foreplay benar-benar terasa luar biasa.


1. Rambut

Sebagian besar dari Anda tentu suka saat kepala Anda dipijat oleh penata rambut di salon. Well, kenapa Anda tidak minta suami melakukan hal serupa. Di kepala ada banyak syaraf yang sangat sensitif dengan sentuhan. Pijatan yang lembut di kepala tentu saja bisa membuat seseorang rileks dan membuat aliran darah ke tubuh lebih lancar. Pijatan tersebut juga dapat membuat tubuh melepaskan hormon dopamine dan serotonin. Dua hormon tersebut bisa membuat seseorang merasa senang dan percaya diri.

2. Mata

Untuk memberikan foreplay di area ini, dekatkan wajah dan lakukan kontak mata. Kontak mata ini membuat Anda dan pasangan lebih intim. Ingin melakukan permainan yang seru? Pikirkan satu hal dan coba berkomunikasi lewat mata. Biarkan pasangan menebak isi pikiran melalui tatapan mata tersebut. Cara lainnya, bisa dengan memberikan ciuman lembut di sekitar mata. Sentuh dengan jari alis, bulu mata dan cium lagi dengan lembut.

3. Leher

Leher adalah bagian terseksi dari tubuh wanita. Agar wanita semakin bergairah, lakukan foreplay dengan memberikan sentuhan di area belakang leher atau tengkuk, kemudian memijat pundak dan berlanjut memberikan ciuman rayuan mulai dari rambut sampai leher bagian depan.

4. Telinga

Bersenang-senang dengan telinga wanita bisa dimulai dengan menggigit lembut bagian tubuh tersebut. Gunakan lidah untuk menyentuh area lainnya. Namun jangan sampai terlalu basah, karena terlalu saja akan membuat wanita tidak nyaman. Lanjutkan dengan berbisik lembut dan ucapkan kata-kata romantis atau rayuan nakal.

5. Bibir

Foreplay di area bibir bukan hanya dengan ciuman. Kenapa tidak memberi wanita sesuatu untuk dimakan saat foreplay. Gunakan apa saja yang ada di kulkas, entah itu buah, susu cair, biskuit, cokelat dan lain-lain. Kemudian lakukan permainan, tidak langsung memasukkan makanan tersebut ke mulut. Gunakan lidah dan bibir untuk membuat suasana semakin 'panas'.

6. Perut

Membiarkan pasangan menyentuh atau bahkan memijat lembut perut Anda bisa jadi pengalaman yang sangat erotis untuk beberapa wanita. Malah dalam kasus yang langka, wanita bisa mencapai orgasme hanya karena melakukan latihan di bagian perut. "Memang sangat jarang sebagian besar dari wanita bisa merasakan efek yang sama. Tapi dengan melakukan beberapa latihan perut bisa membuat Anda mood (bercinta)," ujar Amy Levine, seorang pakar pendidikan seks dan juga penggagas situs SexEdSolutions.

7. Tulang Selangka

Sebagian wanita merasa seksi jika mengenakan pakaian yang memperlihatkan tulang selangkanya (tulang bagian depan yang menonjol di bawah bahu). Di tempat tidur, tulang selangka juga salah satu bagian tubuh yang paling diinginkan wanita untuk disentuh pasangannya. Ciuman dan belaian pada tulang selangka akan menambah kemesraan dan gairah wanita sebelum bercinta.

8. Punggung

Menyentuh bagian punggung wanita saat di keramaian dapat membuat wanita tersebut merasa aman. Namun saat di ranjang, sentuhan di punggung akan membuat wanita merasa bergairah. Sentuhan di punggung disertai pijatan lembut juga dapat memberikan rasa nyaman. Bermain-main dengan makanan juga bisa dilakukan di area ini. Seperti menggunakan es batu untuk memberikan sensasi berbeda saat disentuhkan di area punggung secara perlahan.

9. Paha Bagian Dalam

Menyentuh bagian paha dalam, bisa menjadi 'godaan' bagi wanita untuk bercinta. Bagian tubuh yang satu ini bisa diartikan sebagai ajakan untuk berhubungan seks. Triknya, dengan sentuhan menggunakan tangan, juga kecupan dari paha mengarah ke dekat area Miss V.

10. Klitoris

Sebagian besar wanita tidak akan bisa mencapai orgasme hanya melalui penetrasi pasangan. Tapi dibutuhkan juga stimulasi klitoris agar wanita mencapai puncaknya. Stimulasi ini bisa diberikan saat foreplay. Area klitoris bisa distimulasi dengan sentuhan tangan atau bibir pasangan.

Kamis, 18 April 2013

Wanita ingin Sukses Multiorgasme? Ini Dia Caranya!

masturbasi wanita
Ada masalah besar pada publisitas mengenai orgasme berulang pada wanita. Bagaimana sebenarnya mereka? Apakah hal itu mungkin terjadi? Mengalami orgasme berulang (multiorgasme) bukan berarti mengalami beberapa jenis orgasme yang di alami hanya oleh pasutri seperti hubungan seks normal umumnya. Orgasme untuk wanita merupakan jenis yang bisa saja kurang dan lebih dari jenis orgasme yang normal.
“Anda mungkin sulit percaya, bahwa orgasme berulang dapat dilakukan sendiri dan bisa mengubah kehidupan seks pribadi Anda, mengubah kepribadian Anda, mengubah hubungan Anda, mengenalkan unsur mistis pada hubungan intim,” kata Paul Jenner lewat bukunya “Great Sex: Rahasia Seks Terdahsyat”.

William Masters dan Virginia Johnson mengamati seorang wanita yang orgasme berkali-kali dalam 10 menit. 
Rahasianya ternyata kendalikan dulu diri Anda,sebagaimana tips berikut ini:
  1. Anda tidak akan pernah takut tidak akan bisa tampil setelah keluar (orgasme).
  2. Anda tidak akan kehilangan vitalitas seksual, bila Anda melakukan sesuatu dengan seks masturbasi.
  3. Anda dan pasangan Anda dapat melakukan seks masturbasi lebih sering dari sekedar sekali sehari, atau beberapa kali sehari.
  4. Setelah satu sesi orgasme berulang,maka Anda tidak akan memiliki perasaan datar dari kenikmatan orgasme.
  5. Keseimbangan hormon Anda dapatkan dari orgasme.
  6. Keseimbangan hormon Anda akan berbeda. Anda akan merasa lebih penyayang dan mencintai.
  7. Anda akan merasa ajaib.

Apakah normal jika seorang perempuan mencapai orgasme hanya dengan masturbasi?

masturbasi wanita + alat
Sebenarnya normal saja. Sama halnya dengan pria yang bisa mendapatkan orgasmenya dengan masturbasi. Hanya saja pada wanita bisa dibedakan, ada orgasme yang terjadi akibat rangsangan klitoris, ada juga yang akibat rangsangan pada G-Spot.

Menurut dr.Ferryal Loetan, ASC&T, SpRM, M-Kes-MMR, seorang konsultan seksologi dan spesialis rehabilitasi medik dari RS Harapan Bunda, Jakarta, jika ingin mendapatkan orgasme ketika sedang berhubungan seks, lebih baik mencoba posisi yang lebih memusatkan rangsangan pada klitoris atau disebut CAT (Coital Alignmen Technique) seperti posisi doggy style.

Saat melakukan hubungan seksual wanita bisa mendapatkan orgasme dari rangsangan ke klitoris dan juga ke G-Spot. Orgasme karena rangsangan ke klitoris dinamakan orgasme klitorial, sedangkan yang ke G-Spot disebut orgasme vaginal.

Kalau bisa keduanya dilakukan berbarengan akan lebih asyik lagi bagi wanita. Karena orgasmenya menjadi dobel (berlipat kali). Untuk ini banyak teknik yang bisa dilakukan, yang intinya bisa mengenaik kedua tempat tersebut secara bersamaan. Caranya, ya dengan melatih keterampilan bersama.

sumber utama: solusi suami istri

Orgasme menurut Wikipedia




Orgasme berarti pelepasan tiba-tiba ketegangan seksual yang terkumpul, yang mengakibatkan kontraksi otot ritmik di daerah pinggul yang menghasilkan sensasi kenikmatan yang tinggi dan diikuti relaksasi yang cepat. Ini biasanya berlangsung untuk beberapa detik. Orgasme juga sebagian merupakan pengalaman psikologis akan kenikmatan dan pembuangan, saat pikiran difokuskan hanya pada pengalaman pribadi. Orgasme kadang-kadang disebut klimaks atau kedatangan.

Dalam riset asli siklus respon seksual manusia, orgasme merupakan tahap yang ketiga dari 4 tahap, terjadi setelah tahap peningkatan dan sebelum fase penyelesaian. Model siklus respon seksual lain yang diterima luas yang dikembangkan oleh Helen Singer Kaplan, MD, PhD. melibatkan hanya 3 tahap: gairah, kesenangan dan orgasme.

Orgasme berbeda dari satu orang ke orang lain dan untuk setiap individu pada waktu yang berbeda. Terkadang orgasme merupakan gelombang sensasi yang meletup-letup dan menakjubkan, sementara lainnya lebih ringan, halus dan tidak terlalu kuat. Perbedaan intensitas orgasme dapat disebabkan faktor fisik, seperti kelelahan dan lamanya waktu sejak orgasme terakhir, sekaligus juga faktor psikososial, termasuk suasana hati, hubungan dengan pasangan, aktivitas, harapan, dan perasaan mengenai pengalaman itu.

Fisiologi orgasme

Ada beberapa komponen fisiologis dari orgasme. Pertama, orgasme merupakan respon total tubuh, bukan hanya kondisi pinggul. Pola gelombang otak telah menunjukkan perubahan yang nyata selama orgasme, dan otot-otot pada banyak area tubuh yang berbeda berkontraksi selama tahap respon seksual ini. Beberapa orang mengalami kontraksi otot wajah yang tidak disengaja, menghasilkan mimik yang tampak seperti meringis atau ekspresi ketidaknyamanan atau ketidaksenangan, namun ini sebenarnya indikasi dari rangsangan seksual yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area orgasme pada wanita tidak bergantung pada area genital saja melainkan area tubuh pun dapat membuat wanita orgasme bila dirangsang dengan baik.[1]

Ciri fisik yang paling khas dari orgasme adalah sensasi yang ditimbulkan oleh kontraksi ritmik berkelanjutan dari otot pubokoksigeus. Bersamaan dengan kontraksi dari Spinkter anal (otot cincin yang menyempitkan atau meregangkan mulut dubur), rectum dan perineum, rahim dan lapisan luar ke-3 vagina (landasan orgasmik), klitoris tertutup clitoral hood, daerah sekitar kelamin berwarna merah, labium minor berubah warnanya menjadi gelap untuk wanita, dan pembuluh dan otot ejakulatori di sekitar penis untuk pria, ini menyusun refleks orgasme. Beberapa kontraksi pertama kuat dan dekat satu sama lain, terjadi dalam interval sekitar 0,8 detik. Sementara orgasme berlanjut, kontraksi akan berkurang baik secara intensitas maupun lamanya, dan terjadi pada interval yang lebih jarang.

Walau terdapat perbedaan anatomi antara alat kelamin pria dan wanita, orgasme pada pria dan wanita secara fisiologis dan psikologis, atau subjektif, sangat serupa. Sebenarnya, penelitian telah dilakukan dimana para 'ahli' tidak dapat menentukan jenis kelamin dengan pasti saat membaca gambaran orgasme-orgasme yang semua petunjuk anatominya dihilangkan.

Penggambaran orgasme

Para wanita telah menjelaskan bahwa sensasi orgasme dimulai dengan perasaan tegang, lalu diikuti dengan cepat oleh perasaan nikmat yang biasanya mulai di klitoris dan menyebar ke pinggul. Alat-alat kelamin seringkali digambarkan menjadi hangat, seperti disetrum atau geli, dan sensasi fisik ini biasanya menyebar melalui beberapa bagian dari tubuh. Kebanyakan wanita juga merasakan kontraksi otot di vagina atau pinggul bawah mereka, sering disebut sebagai 'denyut pinggul'.

Perasaan subyektif orgasme pada pria telah dilukiskan cukup konsisten sebagai diawali dengan sensasi kehangatan atau tekanan mendalam yang berhubungan dengan 'ejakulasi tak terhindarkan', tahap dimana ejakulasi tak bisa dihentikan. Itu lalu dirasakan sebagai kontraksi nikmat yang tajam dan kuat, yang melibatkan otot pubokoksigeus, sfinkter anal,rektum, perineum dan kemaluan. Beberapa pria melukiskan bagian ini sebagai sensasi pemompa. Akhirnya, aliran hangat cairan atau sensasi 'penembakan' menggambarkan proses sebenarnya aliran semen (cairan sperma) melalui uretra (saluran kencing dalam kemaluan selama ejakulasi). Penting untuk diketahui bahwa orgasme dan ejakulasi bukan merupakan kesatuan di peristiwa yang sama.Walau mereka biasanya terjadi bersamaan, seorang pria dapat mencapai orgasme tanpa berejakulasi.

Perbedaan fase orgasme pada jenis kelamin

Perbedaan utama antara fase orgasmik wanita dan pria adalah jauh lebih banyak wanita daripada pria yang memiliki kemampuan fisik untuk mencapai satu atau lebih orgasme tambahan dalam waktu singkat tanpa jatuh di bawah tingkat kenaikan gairah seksual. Mengalami orgasme berulang tergantung pada rangsangan dan minat seksual berkelanjutan. Karena semuanya ini tidak terjadi setiap kali bagi kebanyakan wanita, orgasme berulang tidak terjadi pada setiap hubungan seksual. Di sisi lain, saat berlangsungnya ejakulasi, pria memasuki tahap pemulihan yang disebut periode refraktori (pembelokan/pembubaran). Selama waktu ini, orgasme atau ejakulasi lebih lanjut secara fisik tidak mungkin. Namun, beberapa pria bisa belajar mendapat orgasme tanpa berejakulasi,dengan begitu menjadikannya mungkin untuk mengalami orgasme berulang.


Macam-macam orgasme

Ada empat tipe orgasme yang dikenali, yaitu:

  1. Orgasme klitoral. Di masa lalu, kita tidak tahu bahwa wanita butuh stimulasi klitoris agar mencapai orgasme. Sekarang, rangsangan atas organ ini sering kali digunakan agar wanita mencapai orgasme.
  2. Orgasme vaginal. Tipe ini melibatkan area yang disebut G-spot dan bagian-bagian sensitif lainnya yang berada di dalam vagina. Orgasme ini sangat berbeda dan secara fisik bisa terasa makin intens tergantung kemampuan pasangan memainkan perannya. Tapi yang jelas, saat Anda mencapainya, energi Anda bukannya menurun, malahan meningkat.
  3. Orgasme multipel. Saat satu ronde hubungan seksual berlangsung Anda mendapatkan dan merasai puncak-puncak kenikmatan (orgasme) beberapa kali seperti untaian mutiara yang berjejer, itulah yang disebut multipel orgasme.
  4. Orgasme seluruh tubuh. Memang sangat jarang dialami sebagian besar wanita namun dengan latihan yang tepat, wanita atau bahkan pria dapat merasakannya.

Lihat Pula


Minggu, 07 April 2013

Tips Oral Seks, Bagian Ini Yang Dinantikan Wanita


Umumnya perempuan lebih suka bila pasangannya memberikan layanan oral seks di saat foreplay. Namun layanan seperti apa yang bisa menyenangkan hati dan memberikan kenikmatan maksimal pada perempuan?

Banyak perempuan malu dengan bentuk tubuh mereka. Meski mereka memiliki tubuh terindah di dunia, tetap saja mereka khawatir pasangannya tidak suka dengan bentuk tubuhnya. Oleh karena itu, pujilah bentuk tubuhnya, dan biarkanlah tubuh Anda berada di antara kedua kakinya.

Bentuk Mrs V memang beraneka rupa. Berilah bentuk penghargaan dengan mengucapkan secara lisan bahwa Anda menyukai bentuk Mrs V yang ia miliki. Ini akan membuat perempuan merasa spesial.

Setelah memperhatikan bentuk Mrs V, tarik dengan lembut bibir-bibir kemaluannya. Renggangkan. Lihat bibir bagian dalamnya.Berikan jilatan, hingga kemudian menyentuh klitorisnya.

Kapanpun Anda menyentuh Mrs V, yakinkan jari Anda dalam keadaan basah. Jika jari Anda kering, maka ini akan menyakitkannya. Bagian dalam dari paha perempuan adalah titik paling lembut. Jilati, ciumi, buat tanda dengan bekas lidah Anda. Bergeraklah dengan agresif sambil mendekati klitorisnya. Hanyutlah bersamanya. Buat dia mengharapkan Anda akan melakukan oral seks terbaik.

Kembali Anda lihat, apakah klitorisnya telah menjadi cukup keras untuk menyingkirkan penutupnya. Jika sudah, mainkan lidah Anda. Bila belum, godalah kulit yang menutupinya. Lakukan dengan cepat.

Saat Anda merasa dia mulai menjurus orgasme, buat bibir Anda dalam bentuk O. Masukkan klitorisnya ke dalam mulut Anda, sambil menghisap dengan lembut.

Jika dia bisa menahan orgasme, mulailah menghisap dengan lebih keras. Jika dia menyukainya. Hisap lebih keras lagi. Jika ia menaikkan pinggulnya, maka pertahankan posisi mulut Anda. Jangan dilepas, karena pasangan Anda tidak menginginkannya.

Sebagai variasi, kegiatan oral ini bisa pula Anda lakukan sambil memasukkan jari ke dalam Mrs V. Tetapi, sekali lagi, pastikan bahwa jari Anda dalam keadaan basah. Kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan aktivitas mulut Anda.

Selama melakukan praktek oral ini, sebagaian besar pria berhenti terlalu cepat, lalu meminta pasangannya bergantian memberikan layanan oral ini. Hal ini terkadang menyebalkan perempuan, terutama bila ia belum mencapai orgasme klitoris

Dari 11 Manfaat Seks Teratur, Terbukti Bisa Bikin Wanita Lebih Sehat dan Cantik

kulit halus tanda sek aktif
Dari kehalusan kulitnya, seseorang bisa diketahui tergolong aktif secara seksual atau tidak. Benarkah?

Berbagai penelitian tentang manfaat kesehatan dan berhubungan intim memang pernah dillakukan. Percaya atau tidak, berikut ini 11 temuan penelitian yang dihasilkan:

1. Seks adalah perawatan kecantikan
Tes yang dilakukan para ilmuwan mendapati, saat perempuan bercinta, tubuh mereka memproduksi hormon estrogen yang membuat rambut makin bersinar dan kulit semakin halus.

2. Bercinta membuat kulit berkilau
Bercinta dengan santai dan nyaman mengurangi kemungkinan terkena dermatitis, parut, dan bercak di kulit. Keringat yang dihasilkan saat bercinta membersihkan pori-pori, sehingga membuat kulit berkilau.

3. Bercinta bakar kalori
Bercinta akan membakar kalori yang terhimpun saat perjamuan sebelumnya.

4. Seks adalah olahraga
Seks merupakan olahraga yang aman dilakukan, Gerakan-gerakan saat berhubungan intim merentangkan dan membentuk seluruh otot di tubuh.

5. Seks penyembuh depresi
Seks merupakan penyembuh ampuh untuk depresi ringan. Hormon endorfin yang terlepas dan mengalir ke aliran darah saat kegiatan seks berlangsung menimbulkan perasaan gembira dan sejahtera.

6. Semakin Seksi
Semakin sering berhubungan intim akan semakin meningkatkan daya tarik seks. Tubuh yang secara seksual tergolong aktif akan memancarkan senyawa yang bernama pheromones. Inilah parfum lembut pemicu gairah seks yang membuat lawan jenis berselera.

7. Seks dan ketenangan jiwa
Seks merupakan obat penenang paling aman di dunia. Katanya, sih, 10 kali lebih efektif dibanding valium.

8. Ciuman tiap hari sehatkan gigi
Berciuman merangsang saliva mencuci gigi dan menurunkan tingkat keasaman penyebab gigi busuk, sehingga mencegah penimbunan plak.

9. Seks menyembuhkan sakit kepala
Sesi percintaan akan mengendurkani tensi yang menghambat aliran darah di otak.

10. Seks legakan hidung
Berhubungan intim bisa melonggarkan hidung yang tersumbat. Seks adalah antihistamin alami yang dapat meningankan asma dan flu.

11. Seks cegah kanker prostate pada lelaki
Seks juga bermanfaat bagi lelaki yang berisiko terkena kanker prostat. Menurut penelitian National Cancer Institute di AS, sebagaimana dikutip Alternative Medicine, semakin sering pria mengalami ejakulasi, semakin rendah pula kemungkinan mereka terkena kanker prostat.

Periset meneliti 29.000 lelaki berusia 46 hingga 81 tahun. Dibanding mereka yang rata-rata hanya ejakulasi tujuh kali atau kurang dalam sebulan, lelaki yang rata-rata ejakulasi 21 kali memiliki kemungkinan 33 persen lebih kecil untuk terkena gangguan tersebut. Namun, tidak dijelaskan apakah ejakulasi itu diperoleh melalui hubungan seks atau onani.

Sabtu, 06 April 2013

Antara Orgasme Vaginal atau Clitoral, Manakah yang Lebih Nikmat ?

G-Spot Wanita

Diterjang oleh buku-buku populer tentang teori orgasme mutakhir, banyak perempuan seringkali bertanya-tanya tentang apakah mereka mendapatkan orgasme yang benar? Apakah orgasme clitoris lebih baik dibandingkan orgasme vaginal? Apakah orgasme simultan adalah yang terbaik?

Orgasme Clitoris atau Vaginal: Psikolog modern telah meninggalkan pendapat Sigmund Freud bahwa orgasme matur satu-satunya adalah orgasme vagina. Sebagian orgasme mungkin Anda rasakan lebih baik karena lebih kuat. Dan orgasme lebih kuat karena berbagai alasan fisik dan psikologis, termasuk lonjakan hormon atau sedang dalam cinta khusus dengan pasangan Anda hari ini.

Sebagian orang masih mempercayai adanya perbedaan antara orgasme vagina dan klitoris. Melalui penelitian yang luas di tahun 1960-an, Masters dan Johnson menentukan bahwa, secara fisiologis, orgasme klitoris dan vagina sesungguhnya sama.

Apakah orgasme tampaknya berasal dari satu tempat atau tempat lain tidak menimbulkan perbedaan dalam respon dan mungkin hanya merupakan masalah persepsi individual.

Anda mampu mendapatkan orgasme dari coitus saja, walaupun Anda bukan salah satu dari 25 sampai 35% perempuan yang mengalaminya secara alami.

Perdebatan tentang G-spot: Dalam terminologi seks Tantric, yang dimaksudkan untuk menghasilkan orgasme yang lebih baik adalah G-spot, yaitu bagian tubuh yang terletak di dinding vagina bagian atas. Kurang dari 10% perempuan yang dapat menemukan tempat ini lewat masturbasi. Jika Anda dapat menemukan lokasinya dan menikmati stimulasi di tempat itu, baik. Tetapi jika tidak, lupakanlah.

Perdebatan bahwa masturbasi lebih kuat: Banyak orang, laki-laki maupun perempuan melaporkan bahwa orgasme yang mereka rasakan selama masturbasi adalah lebih kuat dibandingkan dari hubungan seks dengan pasangannya. Seriingkali mereka, terutama perempuan, merasa tidak nyaman melakukan masturbasi karena mereka yakin aktivitas itu tidak memiliki kualitas seperti seks yang sesungguhnya.

Orang mungkin mengalami orgasme yang lebih kuat selama masturbasi karena mereka memusatkan perhatiannya pada sensasi fisiknya sendiri dan tidak dialihkan oleh kebutuhan serta respon pasangannya. Mungkin inilah alasannya mengapa orang, telah menikah atau belum, kadang-kadang bermasturbasi.

Perdebatan tentang orgasme simultan: Beberapa dasawarsa yang lalu, orgasme simultan merupakan ideal yang susah dipahami. Perempuan, terutama, yakin bahwa orgasme mutual lebih baik dari orgasme yang dicapai sebelum atau setelah pasangannya mencapai orgasme.

Sebagian dari mereka berpura-pura mencapai orgasme saat pasangannya mencapai orgasme dan mereka merasa bersalah atas kepura-puraannya itu. Orgasme simultan sebagai tujuan pasangan guna mendapatkan popularitas baru.

Kamis, 04 April 2013

5 Tahap Reaksi Kimia di Otak Saat Orgasme


Banyak pasangan yang menganggap hubungan seksual belum sempurna jika mereka tidak bisa mencapai orgasme. Tak heran karena orgasme merupakan puncak kenikmatan seksual.

Ketika orgasme datang, hampir seluruh bagian tubuh ikut bereaksi, termasuk bagian otak. Dalam sebuah penelitian menggunakan pemindaian otak (MRI) terhadap wanita yang sedang melakukan masturbasi, diketahui bahwa ketika "ledakan" orgasme datang, terjadi reaksi mirip nyala kembang api pada tahun baru di otak.

Mari kita simak apa saja respons kimia di otak selama kita berhubungan seksual.

1. Sentuhan pertama
Sensori genital di bagian otak akan terstimulasi. Ternyata, klitoris, vagina, dan area serviks akan menstimulasi bagian otak yang berbeda. Ini berarti, setiap bagian tersebut bisa menghasilkan orgasme sendiri-sendiri. Karenanya, merangsang bagian-bagian genital tersebut akan memicu orgasme yang lebih intens.

2. Rangsangan berlanjut
Rangsangan yang terus berlanjut akan mengaktifkan bagian hippocampus, bagian otak yang membangkitkan memori. Selain itu, bagian otak amygdala, yang berkaitan dengan ekpresi emosi dan perasaan intens, ikut aktif. 

3. Hampir sampai
Pada awal bagian orgasme, otak kecil akan memicu sensasi fisik yang kuat pada panggul, bokong, dan perut. Sementara bagian otak yang mengatur perencanaan dan pikiran abstrak menghamburkan makin banyak fantasi seksual. Area otak tertentu juga akan menghasilkan zat antinyeri sehingga yang Anda rasakan hanya kesenangan.

4. Puncak kesenangan
Hipotalamus akan menghasilkan oksitosin, memicu kontraksi uterin sehingga menyebabkan sensasi orgasme yang dahsyat. Otot sekujur tubuh juga akan berkontraksi selama orgasme. Pada momen ini oksitosin atau dikenal sebagai hormon cinta akan menimbulkan sebuah perasaan yang intim dan dalam dengan pasangan.

5. Setelah orgasme
Setelah sensasi puncak tersebut, segala sesuatunya perlahan mulai menurun. Tekanan darah, denyut jantung, dan denyut napas perlahan kembali normal.

5 Tanda Wanita Benar-benar Orgasme


Sebagaimana dirilis sebuah lembaga penelitian,diketahui bahwa 64% wanita memalsukan orgasmenya saat bercinta, begitu menurut survei yang dilakukan Ask Men. Jadi bagi para pria, jangan senang dulu ketika pasangan Anda mengucapkan kata-kata puas dan ekspreksi wajah bergairah yang menunjukkan dia orgasme. Karena semua ekspreksi dan ucapan itu bisa saja hanya caranya untuk berpura-pura.

Butuh usaha untuk mengetahui apakah seorang wanita benar-benar orgasme atau tidak. Hal itu tidak hanya bisa dilihat dari ekspreksi wajah atau ucapannya saja. Seperti dikutip Ask Men, majalah Cosmopolitan USA telah merangkum tanda-tanda wanita yang memang benar-benar mendapatkan orgasmenya saat bercinta dalam buku berjudul 'Satisfy a Woman Every Single Time (Hearst). Berikut ini yang tertulis di buku tersebut soal apa saja tandanya wanita orgasme.

1. Dinding Vagina
Tanda paling pasti ketika seorang wanita orgasme adalah dinding vaginannya mengalami kontraksi selama beberapa detik. Sayang tanda paling pasti ini sulit diketahui pria, jika orgasme didapatkan bukan dengan penetrasi. Namun jika kebetulan wanita orgasme saat pria melakukan penetrasi, kontraksi dinding vagina ini bisa dirasakan.

2. Perubahan di Mata
Pupil mata membesar adalah salah satu tanda wanita mencapai orgasme saat berhubungan intim. Kalau aktivitas bercinta dengan pasangan di ruangan yang gelap, tentu sulit untuk mengetahui apakah pupil matanya membesar atau tidak. Trik ketiga ini bisa dilakukan di ruangan yang terang. Dan sebaiknya pria harus benar-benar mengingat bagaimana pupil mata pasangannya saat orgasme dan bandingkan ketika acara bercinta selesai.

3. Warna Kulit Berubah
Saat orgasme, warna kulit wanita, terutama di area dada akan berubah menjadi lebih pink. Bukan hanya warna di dada saja, bibir wanita yang mengalami orgasme juga akan berubah warnanya menjadi semakin merah. Bibir vagina pun akan mengalami perubahan warna serupa.

4. Perubahan Pada Napas
Napas wanita yang akan orgasme semakin lama semakin berat dan menjadi pendek-pendek setelah dia selesai. Bukan hanya napas, detak jantung wanita juga akan semakin cepat. 

5. Temperatur Tubuh
Perubahan temperatur tubuh bukan dalam arti dia menjadi sakit. Wanita yang orgasme suhu tubuhnya akan sedikit naik seiring kepuasaan yang didapatnya. Kenaikan suhu tubuh ini juga dipengaruhi perubahan pada napas dan detak jantung yang semakin cepat.